Dari Tenda VW Camper Van Hingga Menggaris Lurus

Tenda VW Camper Van Untuk Pecinta VW

tenda-vw-camper-van-untuk-pecinta-vw

VW Campervan adalah kendaraan legendaris yang selalu menarik perhatian. Tenda VW Camper Van yang dibuat oleh The Monster Factory menginspirasi kita untuk menghidupkan lagi semangat retro.

Apakah anda pecinta mobil VW yang suka berkemah? Bosan dengan bentuk tenda yang itu-itu saja? Tenda dari VW Camper Van ini didesain untuk pecinta VW. Dengan skala 1:1, tenda ini menyerupai ukuran asli dari VW T1 Campervan yang populer di tahun 1960-an.

Tenda ini diproduksi oleh The Monster Factory dan dipasarkan oleh Firebox.com. Tinggi tenda ini sekitar 182 cm sehingga memungkinkan orang dewasa berdiri di dalamnya. Dapat memuat 4 orang dewasa. Berat tenda ini sekitar 12.5 kg sehingga cukup mudah untuk dibawa dan dipindah-pindahkan.

Terbuat dari bahan kedap air, tenda ini cukup nyaman untuk digunakan. Ada beberapa pilihan warna, hijau, merah dan biru membuat acara berkemah anda menjadi retro.

Apakah anda menemukan ide untuk produk anda?

Menggaris Lurus Dengan The Hole Measuring Tape

menggaris lurus dengan the-hole-measuring-tape

Ide penting tidak harus ide baru. Meningkatkan kualitas dan manfaat produk yang ada merupakan cara untuk menemukan ide penting. Meteran biasa ternyata bisa dimaksimalkan bahkan mendapat penghargaan internasional.

Siapa sangka desain produk yang sederhana ini ternyata mendapatkan penghargaan 2012 iF Design Talents Award entry. Sunhoong Jun, sang empunya ide, memaksimalkan fungsi sebuah meteran biasa sehingga membantu user untuk mendapatkan ukuran yang lebih tepat.

Biasanya kita menggaris di sisi luar meteran. Cara ini mengakibatkan garis yang dibuat bisa tidak lurus. Sunhoong Jun membuat lubang lurus di sisi kanan dalam sebagai jalur pensil atau pulpe dapat menggaris secara tepat lurus.

Di bagian dalam meteran, Sunhoong Jun melubangi setiap setengah sentimeter agar kita bisa dengan tepat memberi tanda sesuai panjang yang diinginkan.

Tidak hanya itu, alat ini, secara konseptual, bisa digunakan sebagai jangka atau kompas untuk membentuk lingkaran yang lebih akurat.

Alat The Hole Measuring Tape ini, bila benar-benar telah diproduksi masal tentu menjadi kecintaan para arsitek, penggambar bahkan tukang kayu dan bangunan untuk mendapatkan ukuran yang lebih tepat.

Ternyata sebuah ide penting tidak harus sesuatu yang baru. Memaksimalkan dan meningkatkan fungsi-fungsi yang sudah ada dapat dipandang sebagai ide yang jenial.

Ide Perangkap Tikus Unik dan Quack Quack Muzzle

One Down Perangkap Tikus Bernilai Etis

one down perangkap tikus bernilai-etis

Kebanyakan alat perangkap tikus, seperti penjepret, racun dan lem tikus, bertujuan membunuh tikus. Cara ini bukan hanya bisa mematikan tikus, tapi juga berbahaya bagi manusia dan binatang peliharaan kita.

Salah satu tantangan besar bagi desainer produk adalah merancang sebuah produk bernilai etis. Misal, bagaimana mendesain alat yang bisa menjebak atau memerangkap tikus tanpa membunuhnya. Kebanyakan alat perangkap tikus terbuat berupa alat yang akan menjepit tikus sampai mati ketika tikus memakan umpan. Alat lain menggunakan bahan kimia berupa racun atau lem yang juga bisa membunuh tikus.

Mengapa perlu membuat alat perangkap tikus yang aman bagi tikus itu sendiri? Hal ini terkait dengan keyakinan beberapa masyarakat untuk tidak membunuh binatang. Menjebak tikus tidak harus berarti membunuh tikus. Selain itu, alat-alat penjebak tikus yang ada, seperti penjepit, lem dan racun, ternyata selain membahayakan tikus juga membahayakan manusia. Perlu ada alat yang ramah bagi semua mahkluk.

Aakash Dewan, pelajar DSK International School of Design, di Pune, India, menjawab pertanyaan itu dengan One Down, sebuah perangkap tikus yang sederhana namun mengagumkan. One Down berbentuk botol terbuat dari keramik. Di satu sisi botol terdapat pijakan yang membuatnya bisa diletakkan tertidur atau miring, sehingga mulut botol menghadap ke lantai. Di dalam botol diletakkan umpan.

Ketika tikus memasuki mulut botol dan memakan umpan, botol akan berdiri secara otomatis memanfaatkan pijakan tersebut sebagai pengungkit. Botol yang berdiri tak bisa jatuh melainkan bergoyang-goyang memanfaatkan prinsip boneka BOP. Oh ya, botol keramik ini bisa diletakkan sebagai penghias dapur.

Desain yang sungguh memberi inspirasi. Selain mempunyai bernilai fungsional, juga seni dan etis.

Quack Quack Muzzle Moncong Bebek Untuk Anjing Anda

quack-quack-muzzle-moncong-bebek-untuk-anjing-anda

Ada beberapa cara untuk mendapatkan ide, dan salah satu ide yang terunik ialah dengan merubah apa yang kelihatannya menakutkan menjadi asik dan menghibur. Quack Quack Muzzle akan membantu kamu untuk mengubah alat pencegah moncong anjing yang galak menjadi lucu untuk dilihat.

Ada kalanya moncong anjing kesayangan anda perlu diberangus untuk mencegah anjing menggigit benda-benda secara sembarangan. Kebanyakan alat untuk memberangus moncong anjing berupa jaring kulit, plastik atau rantai yang diikatkan pada kepala anjing. Alat untuk moncong anjing seperti ini membuat anjing tampak seram dan galak.

Apakah anda ingin penampilan anjing anda tampak berbeda? Lebih lucu dan menarik? Quack Quack Muzzle adalah alat untuk memberangus moncong anjing kesayangan anda berbentuk moncong itik. Dengan memasang Quack Quack Muzzle dari Oppo, perusahaan dari Jepang ini, dijamin wajah anjing kesayangan menjadi lebih lucu dan menggemaskan.

Terbuat dari silicon lunak, Oppo menjamin moncong ini tidak akan menyakiti anjing anda. Ada tiga varian warna coklat, pink, kuning serta ukuran sesuai dengan moncong anjing. Tidak jelas apakah dengan memasang alat ini bisa mengubah kepribadian anjing anda menjadi seekor bebek. Quack Quack Muzzle ini bisa dibeli di toko online Rakuten.

Tertarik dengan ide lucu ini? Adakah anda menemukan ide menarik lain?

Inovasi Permen Buah Alpukat dan Toilet Hemat Air

Permen Buah Alpokat Untuk Antioksidan

permen-buah-alpokat-untuk-antioksidan-1Tidak hanya dapat dijadikan bahan makanan ataupun minuman, tetapi Niken serta Iwan dari Universitas Negeri Yogyakarta telah berhasil menjadikan buah alpukat menjadi permen yang bisa berfungsi sebagai salah satu antioksidan.

Buah alpokat, pada umumnya, dikonsumsi sebagai bahan makanan atau minuman. Atau ada juga yang menggunakannya sebagai bahan untuk kosmetik. Kandungan dalam buah alpokat yang kaya manfaat menarik perhatian Fransiscus Iwan Susilo dan Niken Istikhari Muslihah. Keduanya adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta.

Mereka lalu meneliti dan menemukan bahwa dalam buah alpokat terdapat vitamin E dan A dalam jumlah besar. Juga mengandung flavonoid dan tanin yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah, sekaligus bertindak sebagai penetralisir radikal bebas dan mengurangi kerusakan sel dalam tubuh.

Alpokat, menurut Niken, “Fungsinya tidak sekadar sebagai pengenyang perut karena kandungan lemak tak jenuhnya, tetapi juga sebagai antioksidan yang baik.” Penelitian tersebut mereka tuangkan dalam karya berjudul “Ekstrak Etanol Buah Alpukat (Persea Americana Mill) sebagai Bahan Dasar”.

Untuk membuat ekstrak etanol buah alpokat, Iwan menjelaskan, dibutuhkan buah alpokat sebanyak 500 gram. Kemudian buah alpokat diblender, ditambah 1 liter etatol dan diaduk hingga homogen. Campuran buah alpokat dan etanol didiamkan selama empat hari untuk kemudian diambil filtratnya. Filtrat tersebut didiamkan selama satu hari. Kemudian pelarutnya diuapkan menggunakan vacuum rotary evaporator. Kadar antioksidan yang didapat berkisar antara 8,6 – 14,13 persen tergantung pada konsentrasi ekstraknya.

Untuk membuat permen bebahan ekstrak etanol buah alpokat, Niken menjelaskan, memasak 200 ml ekstrak tersebut hingga mendidih. Untuk menghilangkan etanol yang tertinggal, ditambahkan 50 ml air. Kemudian ditambahkan 100 gram gula dan 0,75 gram glukosa dan diaduk hingga mengental. Selanjutnya ditambah lima tetes essence. Adonan siap dicetak sesuai dengan bentuk yang diinginkan.

Kini permen alpokat yang bermanfaat sebagai antioksidan siap dikonsumsi.

Toilet Hemat Air Eco Bath System

toliet hemat air eco bath system

Pernahkah kita menyadari berapa banyak air yang telah kita gunakan untuk menyiram toilet? Dan tahukah bahwa yang kita gunakan untuk menyiram toilet tersebut merupakan air bersih? Dengan menggunakan sistem Eco Bath System, maka kita membantu lingkungan karena air yang digunakan untuk menyiram merupakan air buangan dari toilet.

Tentu kita sepakat bahwa air yang digunakan untuk memflush atau menyiram toilet tidak harus sebersih air untuk mencuci tangan di wastafel. Bila perlu, air untuk menyiram toilet adalah air sisa buangan wastafel. Bahkan tak ada salahnya menggunakan air sisa cuci piring untuk menyiram toilet. Namun bagaimana caranya?

Jang Wooseok, seorang industrial designer dari Korea Utara, merancang sebuah toilet yang diberi nama Eco Bath System yang dapat memanfaatkan air sisa wastafel untuk menyiram toilet. Pertanyaannya, bagaimana jika kebutuhan air untuk toilet lebih banyak dibanding air sisa wastafel? Jawabnya adalah toilet ini mempunyai dua buah tangki. Satu tangki untuk menampung air sisa wastafel. Tangki yang lain untuk menampung air bersih.

Di tangki tersebut terpasang lampu LED. Bila tangki penampung air sisa wastafel penuh, maka LED berwarna hijau akan menyala memberitahu anda untuk menyiram toilet menggunakan air sisa wastafel. Sebaliknya LED berwarna merah akan menyala bila tangki tersebut belum penuh terisi, sehingga anda harus menggunakan tangki penampung air keran.
Ide yang menarik dan penting untuk menyadarkan kita bahwa inovasi di bidang pelestarian lingkungan tak pernah berhenti.

Ide dan Inovasi Ramah Lingkungan dan Ramah Manusia

Sekam Padi Sebagai Bahan Pengganti Styrifoam

sekam-padi-styrofoam-ramah-lingkungan

Penggunaan styrifoam sangatlah tidak baik untuk lingkungan. Oleh karena itu sekam padi bisa dijadikan sebagai bahan isolator panas yang baik. Sekam padi ini mengandung bahan bioorganik yang bisa mengurangi kerusakan lingkungan.

Jumlah produksi sekam padi di Indonesia terbilang sangat besar, terutama saat panen raya tiba. Di pulau Jawa, setiap tahunnya menghasilkan 7 ton sekam padi. Tidak semua sekam padi tersebut dibuang begitu saja. Ada yang menggunakan sekam bakar atau abu sekam sebagai bahan pengganti tanah untuk tanaman atau sebagai bahan kompos olahan. Ada yang memanfaatkan sebagai bahan campuran pakan ternak. Namun sejak lama sebagian masyarakat Indonesia dipakai sebagai bahan untuk melindungi es batu agar tak mudah mencair.

Arif Rahmatullah, mahasiswa ITS jurusan Teknik Kimia angkatan 2009, mendapatkan bahwa sekam padi mempunyai nilai konduktivitas yang baik, hampir sama dengan styrofoam. “Artinya, sekam padi dapan menjadi isolator panas layaknya styrofoam,” kata Arif sebagaimana dilansir oleh laman resmi ITS. Untuk membuktikan idenya ini, Arif dibantu oleh empat rekannya, Muhammad Fahmi, Angga Pradikta, Muhammad Maktum Muharja, dan Dita Ahmeta.

Selama ini styrofoam dikenal sebagai bahan yang sulit terurai di bumi sehingga limbahnya sangat membahayakan lingkungan. Keunggulan isolator bahan yang terbuat dari sekam padi, menurut Arif, bisa menjadi bahan alternatif yang ramah lingkungan sekaligus memanfaatkan limbah pertanian lokal.

Secara ringkas Arif memaparkan cara pembuatan isolator panas pengganti styrofoam. Langkah pertama, mencampur sekam padi dengan dedak padi dan kedelai. Kemudian bahan-bahan tersebut direndam beberapa hari. Selanjutnya rendaman tersebut dikukus dan didinginkan. Untuk proses akhir, bahan yang sudah dingin dibubuhi ragi tempe dan dicetak sesuai bentuk yang diinginkan.

Usaha Arif dan teamnya tidak sia-sia. Mereka berhasil membuat bahan isolator panas, semacam styrofoam, yang terbuat dari sekam padi. Bahkan karya mereka menjadi salah satu dari 12 besar finalis kompetisi Internasional Bayer Young Enviromental Envoy (BYEE) 2012 yang diadakah di Leverkusen, Jerman. Yang membanggakan inilah kali pertama ITS menempatkan satu wakilnya di final ajang bergengsi ini. Semoga berjaya.

Advanced Crutches Kruk Ergonomis

advanced-crutches-kruk-ergonomis

Kruk atau tongkat penyangga kaki bagi penderita kecelakaan atau penyandang cacat sepertinya luput dari pengembangan produk. Terima kasih pada Arman Kirim yang memikirkan desain kruk yang memenuhi aspek ergonomis.

Desain kruk atau tongkat penyangga kaki bagi penderita kecelakaan atau penyandang cacat seolah tak pernah berubah. Bentuk yang kebanyakan dikenal begitu sederhana dan taken for granted. Padahal mereka yang menggunakannya membutuhkan sesuatu yang lebih baik, yang lebih memenuhi aspek ergonomi.

Kruk Advanced Cruthced dari Arman Kirim ini didesain untuk memperkaya fungsi dan memenuhi aspek ergonomi pemakainya. Bagian penunjang lengan dapat disesuai. Pegangan terbuat dari bahan silikon.

Bagian tumpuan dibuat dari karet yang menahan pemakai dari resiko tergelincir. Semuanya membuat kurk ini bukan hanya tampak canggih namun melindungi pemakai dari penderitaan yang berkelanjutan.

Ide ini membuka cakrawala bahwa masih banyak hal yang bisa diperbuat untuk memperbaiki desain peralatan untuk para penderita kecelakaan dan penyandang cacat.