5 Cara Alami Memperbanyak ASI Pendukung Program ASI Eklusif

5 cara alami memperbanyak ASI erat kaitannya dengan pertambahan produksi ASI ibu ketika menyusui. Ada beberapa makanan yang sangat penting dan bahkan dianjurkan untuk dikonsumsi ibu yang sedang menyusui tidak hanya itu beberapa suplemen juga dianjurkan untuk dikonsumsi karena dengan hanya memakan-makanan pokok saja produksi ASI ibu dirasa masih kurang untuk memenuhi kebutuhan bayi akan ASI ketika program ASI eklusif.

5 Cara Alami Memperbanyak ASI Pendukung Program ASI Eklusif

Keistimewaan ASI

Air susu ibu erat kaitannya dengan makanan pokok untuk bayi yang baru lahir hingga berumur 3-6 bulan, air susu ibu diproduksi oleh manusia karena pengaruh dari hormon prolaktin dan oksitosin pada ibu setelah melahirkan. Air susu ibu yang pertama keluar dapat disebut dengan nama kolostrum atau jolong yang diyakini banyak mengandung immunoglobulin IgA yang sangat baik untuk menjaga ketahanan kesehatan bayi dalam melawan penyakit.

Kolostrum sendiri adalah cairan berwarna agak kuning yang keluar pertama kali sebelum ASI keluar biasanya kolostrum sudah diproduksi dalam tubuh ibu pada minggu-minggu terakhir kehamilan hingga melahirkan, WHO (World Health Organizationa) sangat merekomendasikan agar ibu memberikan kolostrum sebagai makan pertama kali untuk bayi hal ini beralaskan bahwa kolostrum memiliki komposisi yang ideal guna memenuhi kebutuhan bayi yang baru dilahirkan dan juga bersifat mengaktivasi sistem imun bayi sehingga bayi terhindar dari penyakit.

Fungsi dari kolostrum yang lain adalah membentuk lapisan pada perut bayi guna mencegah menempelnya patogen penyebab penyakit seperti bakteri dan virus, sifat dari kolostrus adalah laksatif yaitu membantu pencernaan bayi untuk membuang meconium (feses pertama), membantu mencegah bayi terkena penyakit kuning dengan mengeluarkan zat-zat sisa berbahaya dari dalam tubuh bayi.

Adapun fungsi lain dari kolostrum mampu memberikan zat gizi yang sangat diperlukan bayi guna perkembangan pertumbuhan otak, mata dan jantung selain itu memiliki kandungan protein yang tinggi dan berkualitas, rendah gula, kaya akan lemak baik dan vitamin yang semuanya sesuai dan mudah dicerna oleh perut bayi yang baru lahir.

Immunoglobin yang banyak terdapat pada kolostrum salah satunya adalah immunogoblin A, zat jenis ini disebut sebagai IgA (S-IgA) karena mengandung protein yang bersifat melindungi senyawa immonuglobin dari enzim-enzim dalam pencernaan. Immunogoblin A memiliki peran untuk memberikan kekebalan atau imunitas pasif dan aktif pada bayi serta melindungi permukaan mukosa dan mencegah patogen-patogen agar tidak menempel di permumkaan mukosa tersebut dan bekerja agar bayi terhindar dari infeksi gastrointestinal, GI autoantigen (penyakit autoimun).

Setelah kolostrum keluar dan habis, selanjutnya keluar yang namanya ASI peralihan biasanya diproduksi pada hari ke empat hingga hari kesepuluh ibu setelah melahirkan. ASI peralihan ini memiliki komposisi protein yang lebih rendah akan tetapi lemak dan hidrat arang yang lebih tinggi dan jumlah volume ASI yang semakin meningkat sebagai bentuk pemenuhan aktivitas bayi yang mulai aktif dan meningkat setiap harinya dan telah beradaptasi terhadap lingkungan.

Keluhan seperti nyeri pada payudara yang dirasakan ibu semakin berkurang dan pengeluaran ASI semakin stabil namun yang perlu digaris bawahi ibu perlu meningkatkan makan makanan yang jumlah protein dan kalsiumnya tinggi karena ASI peralihan ini sedikit mengandung protein.

Setelah ASI peralihan habis selanjutnya yang keluar adalah ASI matur, biasanya keluar pada hari kesepuluh dan seterusnya. ASI ini menjadi nutrisi untuk bayi yang terus saja berubah dan disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan bayi hingga berumur 6 bulan.

Cairan ASI matur ini berwarna putih kekuningan karena mengandung warna garam dan kalsium caseinat, riboflavin dan karoten. Susu matur ini mengandung antibodi, enzim, hormon dan memiliki sifat biokimia yang sangat khas dengan kapasitas buffer rendah dan adanya faktor bifidus.

Tekstur dari ASI matur ini lebih cair dari pada dengan ASI transisi karena mengandung banyak air sekitar 90 % dan 10 % karbohidrat, lemak, protein, yang menjadi kebutuhan bayi dalam tumbuh kembangnya sebagai pasokan energi. Foremilk dan hindmilk dalam susu matur ini sangat penting untuk bayi indikasinya guna meningkatkan berat badan bayi dan juga memperlancar pencernaan bayi. Fase ASI matur ini lebih panjang dari jenis ASI lainya karena ASI matur ini bertahan hingga Anda menyapih bayi hingga bayi mengonsumsi MPASI atau makan pengganti ASI.

Komposisi dari ketiga jenis ASI di atas sangat kompleks karena kandungan dalam ASI diproduksi sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan kodisi bayi, itulah mengapa pemerintah mewajibkan ibu yang baru melahirkan untuk memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan hal ini tentunya bertujuan agar kebutuhan gizi bayi terpenuhi dengan alami karena diproduksi oleh badan ibu dan beda halnya apabila bayi diberikan konsumsi susu formula.

5 Cara Alami Memperbanyak ASI

5 cara alami memperbanyak asi yang bisa dilakukan sendiri oleh ibu di rumah adalah sebagai berikut:

  • Melakukan pijatan pada payudara dan membersihkan area puting, pijatan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk merelaksasi payudara yang bengkak karena produksi ASI sedangkan membersihkan area puting bertujuan agar jalan keluar ASI tidak tersumbat sehingga mempermudah ASI untuk keluar. Metode ini sebaiknya dilakukan sejak kehamilan usia trimester ke-3.
  • Usahakan untuk menyusui bayi Anda setiap 2 sampai 3 jam sekali, kebutuhan bayi akan ASI tidak peduli siang maupun malam dan ASI diproduksi oleh tubuh sesuai dengan kebutuhan bayi sehingga ketika bayi sering diberi ASI atau tiap 2 – 3 jam sekali tubuh akan secara otomatis memproduksi ASI sehingga ASI menjadi lancar dan produksi ASI akan bertambah karena payudara akan mengrim perintah ke otak untuk memproduksi ASI sebanyak kebutuhan bayi sesuai dengan kebiasaan ibu menyusui di jam-jam tertentu.
  • Memompa ASI, termasuk salah satu cara untuk menambah produksi ASI termasuk ibu yang belum memiliki ketrampilan yang memadai untuk menyusui. Tujuan dari memompa ASI adalah memberikan rangsangan dan stimulasi pada payudara untuk memproduksi ASI.
  • Mengompres payudara dengan handuk yang hangat, payudara yang dipenuhi oleh ASI biasanya sangat keras sehingga nantinya bayi akan kesusahan untuk menghisapnya langkah yang harus dilakukan oleh ibu untuk menyiasati hal itu adalah mengompres payudara dengan handuk hangat tujuannya untuk melunakkan payudara sehingga ASI dapat keluar lebih lancar.
  • Makan makanan yang bisa menambah produksi ASI, seperti daun katuk, wortel, bayam atau obat herbal lainnya yang biasanya terbuat dari ekstrak daun katuk yang memiliki khasiat yang sama dengan mengkonsumsi daun katuk langsung.

Selain 5 cara di atas sebenarnya masih banyak sekali cara yang juga bisa ibu lakukan di rumah seperti banyak mengkonsumsi air putih, mencari posisi menyusui yang paling pas, dan masih banyak lagi.

Makanan yang dipercaya mampu menambah produksi ASI dan paling banyak dikonsumsi oleh ibu ketika menyusui adalah daun katuk karena mempunyai banyak manfaat yang juga bisa membuat kandungan ASI lebih dapat dirasakan oleh bayi, demikian penjelasan tentang 5 cara alami memperbanyak ASI.