Wisata Agro Lebah

peternakan-tawon-rimba-raya

Kini produksi madu Peternakan Tawon Rimba Raya bisa mencapai 1.5 sampai 7 ton per bulan tergantung cuaca. Sebagian produksi madu dijual di toko milik Hariono dengan harga jual bervariasi mulai dari Rp. 55.000 sampai Rp. 120.000 per botol 600 ml sesuai jenisnya. Sebagian besar dijual curah ke Jakarta, Bogor, dan Bandung yang mencapai 60% dari total produksi. Keluarga Hariono pun mulai merasakan manisnya ketekunan berbisnis madu asli yang dirintis bertahun-tahun lalu. Omset usaha madunya sekarang berkisar antara Rp 30 juta sampai Rp. 90 juta setiap bulannya. Luar biasa bukan?

Selain madu dan lebah, Hariono menghasilkan produk turunan lebah lainnya yang terbilang inovatif, yaitu: Bee Pollen, Royal Jelly dan Propolis. Bee Pollen adalah serbuk sari bunga jantan yang dikumpulkan lebah di kantong kaki untuk makanan. Mengandung 21 jenis asam amino, 14 jenis vitamin, 11 mineral, dan 18 enzim alami. Bee Pollen baik untuk pencernaan, kecerdasan, kesuburan, mengatasi gangguan kurang darah, dan diabetes, serta dapat pula digunakan sebagai masker kulit dan terapi diet.

Royal Jelly adalah cairan yang dikeluarkan lebah pekerja untuk menyuapi ratu agar subur dan hidup jauh lebih lama dari pekerja. Usia ratu lebah sekitar 6 tahun, lebah pekerja 45 hari, dan lebah pejantan 60 hari. Royal jelly bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan virus dan bakeri, perbaikan jaringan tubuh dan sistim reproduksi pria dan wanita, menghambat penuaan dini, serta mengatasi diabetes. Sedangkan Propolis adalah getah pupus daun dan kuncup bunga yang dikumpulkan lebah sebagai herbal untuk melindungi diri dari berbagai penyakit. Bagi manusia Propolis bermanfaat dalam pengobatan alergi karena makanan, obat, debu, dingin, exim, dan juga untuk infeksi, radang tenggorokan, sariawan, maag, dan lain-lain. Dalam setiap produknya Hariono selalu menyertakan brosur yang menjelaskan berbagai khasiat dan kegunaan masing-masing produknya.

Tahun 2008 Hariono semakin mengembangkan usahanya dengan membuka “Wisata Agro” pada area perkebunan seluas 6,5 hektar di belakang rumah sekaligus tokonya. Di tempat ini pengunjung bisa bertanya dan belajar tentang banyak hal terkait dengan ternak lebah. Pengunjung yang datang dalam sebulan bisa mencapai 500-1000 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Bakan ada pula yang datang dari menca negara khusus untuk melihat peternakan lebah dan berbagai jenis tanaman yang ada di tempat ini.

Yang tak kalah mengagumkan, semua pengembangan usaha ini dilakukan oleh Hariono semata-mata dimodali dari keuntungan berjualan madu asli. “Saya tidak pernah memanfaatkan bantuan modal pemerintah atau pinjaman dari bank,” begitu jelas Hariono. Mengenai prospek, Hariono masih cukup yakin dapat dijadikan sebagai bisnis yang menjanjikan asal selalu dilakukan diversifikasi produk dan menjaga alam agar tersedia berbagai tanaman dan lingkungan yang dibutuhkan untuk beternak lebah.

Terbukti, betapa manisnya bisnis madu asli. Kuncinya adalah ketekunan untuk terus belajar dan berusaha, menumbuhkan kepercayaan konsumen, memperluas variasi serta meningkatkan nilai tambah produk dan tentu saja menjaga keharmonisan dengan alam dan lingkungan sekitar.

caribbeanconnection2002

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *